Home » » Tersingkirnya Mustofa Wijaya menjadi Calon Kadidat Ketua Bp kawasan Batam, KH. M.Asim Tuban Menanggapi.

Tersingkirnya Mustofa Wijaya menjadi Calon Kadidat Ketua Bp kawasan Batam, KH. M.Asim Tuban Menanggapi.

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Sabtu, 14 Desember 2013


Jakarta , Buruh Today- Tersingkirnya Mustofa Wijaya menjadi Calon Kadidat Ketua Bp kawasan Batam,saat ini menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat Batam,terutama dikalangan pengusaha dan pejabat yang ada di Batam.

Jumat 13/12,  disalah satu cafe ternama di Jakarta , Pendiri  Kepri Brantas Korupsi (KBK) sekaligus  tokoh agama serta penggiat aktivis gerakan  anti  korupsi , yaitu  KH.  M.Asim Tuban, megatakan merasa sangat merasa heran karena Mustofa Wijaya tersingkir dari calon kandidat untuk Ketua BP Kawasan Batam,pernyataan tersebut dikatakannya ketika para media mempertanyakan atas gagalnya Mustofa Wijaya masuk dalam tahap tim uji kelakyakan dan kepatutan yang dikomandoi Imam Santoso itu.

Gagalnya Mustofa Wijaya masuk dalam tahap tim uji kelakyakan dan kepatutan (UKK) tersebut,  KH.  M.Asim Tuban disela-sela  waktunya kepada media menanggapi hal tersebut , katanya ,bahwa kegagalan Mustofa Wijaya di tim uji kelayakan dan kepatutan itu kesannya  memang sudah diatur sedemikian rupa yang tujuannya memang untuk mejatuhkannya dan semua itu katanya sarat dengan permainan.

" Kalau saya peribadi menangapi masalah  calon kepala Bp Kawasan Batam saat ini ,kesannya, semua itu sudah  kaya dengan rekayasa atau  drama atau filem, semua  sudah  dikendalikan atau  diatur oleh sutradaranya . mengapa saya bicara demikian dan mengambarkan seperti hal itu,  Mustofa Wijaya  itu menurut saya  masih sangat layak dipilih untuk situasi dan kondisi Batam , sebab Mustofa Wijaya sendiri sudah lebih pengalaman dari pada yang lain ,apalagi untuk situasi Batam saat ini setelah beberapa waktu lalu baru menerima SK Mentri kehutanan , jadi itu harus diperhatikan ".Ucapnya Pendiri KBK ini.

KH. M.Asim Tuban mengatakan,dirinya sangat merasakan ada kejanggalan didalam pemilihan calon Kadidat ketua Bp Kawasan ini, sebab  masih diposisi 10 besar saja, Mustofa Wijaya sudah disingkirkan.

" Mustofa Wijaya yang saat ini masih menjabat ,pastinya sudah lebih mengetahui seluk beluk Bp kawasan Batam, terutama menggaet para  investor masuk ke Batam,dan itu sudah terbukti ,tetapi kenapa secepat itu bisa disingkirkan dan tidak masuk 10 besar ? , ini yang membuat semua orang  terheran-heran,  mau dibawa kemana BP Kawasan  Batam ini, Nah ini yang harus dipertanyakan dan harus digaris besarkan , seharusnya tim  ini yang melakukan seleksi  harus bekerja secara Independen.tetapi itu tidak terlihat, sepertinya ada kepentingan-kepentingan lain dalam penyeleksian tersebut." Jelasnya Kesal.

Setelah disinggung  dalam pengamatannya terkait selama berjalannya uji kepatutan dan Kelakyakan (UKK) itu, KH.  M.Asim Tuban menjawab sangat heran dan bertanya-tanya kenapa bisa seperti itu dan akan kita tahu yang telah terjadi.

" Kami melihat , dimana sejak dimulainya tes uji kepatutan dan Kelakyakan (UKK)  yang pertama ,sudah ada 6 orang yang telah gagal, dari 6 orang ada,  salah satu nama yang sebetulnya sudah sangat mampu, kalau dilihat dari segi pengalaman salah satunya  Permana Agung , dan semua orang tau siapa beliau ,tetapi bisa juga  tersingkir dalam tahap UKK yang  pertama , bahkan gagalnya Permana Agung dari kontes itu , sudah menjadi pertanyaan dibanyak kalangan , sarta banyak  yang mempertanyakan UKK tersebut, dan menayakan apakah kegagalan Permana Agung itu benar atau sandiwara  ?, Nah itu nanti yang akan kita tahu sebenarnya apa yang sedang terjadi , kenapa bisa begitu ".

Selama ini Mustofa Wijaya bekerja sangat berhati-hati untuk mengambil sikap, dan mengabdi  di BP Kawasan Batam. dan disinyalir jujur dalam segala hal,tetapi bisa tersingkir begitu saja.

" Nah itu Celakanya sekarang , Mustofa Wijaya telah  disingkirkan,semua orang tahu bagaimana Mustofa Wijaya bekerja selama ini, selama beliau mengabdi  di BP Kawasan Batam.Mustofa Wijaya dikenal sangat hati-hati dalam mengambil keputusan dan kebijakan , serta jujur dalam segala hal ,itu terbukti ,sampai saat ini, dirinya tidak terlibat tindak pidana korupsi apapun ,itu terlihat jelas semasa ia masih  menjabat Bp Kawasan Batam, tetapi sekarang , Mustofa Wijaya malah disingkirkan dan tidak masuk pada 10 besar, akhirnya menjadi tanda tanya besar,baik  dari Organisasi kepemudaan (OKP),Organisasi Masyarakat (Ormas),Lembaga Swadya masyarakat (LSM) ,Aktifis,Budayawan,Pengeritisi,Cendikiawan,Tokoh-Tokoh agama sampai dengan para  supir taxsi.dan tukang ojek,semua bertanya-tanya, apakah UUK itu benar-benar menyeleksi atau benar-benar memilih Ketua BP kawasan  itu dengan Jujur ? ". Jawabnya.

Setelah mengetahui Hal demikian , KH.  M.Asim Tuban  sangat berharap agar nantinya mereka yang benar-benar terpilih itu memang terpilih karena layak dan bukan terpilih karena ada kepentingan.

 "Setidaknya mereka harus lebih mementingkan kepentingan umum masyarakat  dan kemajuan Batam kedepannya ,benar-benar terpilih itu memang terpilih karena layak dan bukan terpilih karena ada kepentingan, dan begitu juga dengan  wakil ketua BP Kawasan Batam terpilih ,dan juga anggota-anggotanya, seharusnya harus bisa memajukan kota Batam ini dari sebelumnya ". Jawabnya.


KH.  M.Asim Tuban juga  menambahkan dan berharap ,bahwa tersingkirnya Mustofa Wijaya dalam kandidat menjadi  Ketua BP tersebut, mudah-mudahan tidak unsur mengandung permainan,jangan karena  untuk demi ambisi ,para oknum-oknum pejabat tertentu ,oknum pejabat  mengunakan orang-orang  terdekatnya untuk mencapai kepuasan dalam memimpin dan mengendalikan Bp Kawasan Batam, kalau hal itu yang terjadi maka Bp Kawasan Batam.tidak akan maju,malah menjadi tambah terpuruk.

 " Inilah yang terjadi,dan telah menjadi  opini publik terutama di Batam pada saat ini,maka dari itu  saya KH M Asim Tuban selaku  tokoh agama ,dan penggiat anti korupsi ,sangat mempertanyakan kinerja tim UKK Bp Kawasan Batam , atas dasar apa dan acuan apa, serta kretria apa yang digunakan tim UKK untuk meloloskan dan mengugurkan para kandidat calon Ketua,wakil serta angotanya,jadi ini memang perlu dipertanyakan'' cetusnya.

Dalam menanggapi uji kepatutan dan kelakyakan yang di lakukan di bawah komando Imam Santoso itu ,KH M Asim Tuban katanya akan mencoba dan meminta kepada Bapak Presiden Repblik Indinesia yaitu Susilo Bambang Yudoyono (SBY) untuk mengulang  tes UKK Bp kawasan Batam tersebut ,harus diulang dan dikaji kembali,karena dalam pelaksanaanya telah banyak keganjilan dan kejanggalan, karena  menurut logika dan pemikiran agak-agaknya sudah mengandung keanehan dan kesannya seperti ada nuansa interfensi dari pihak-pihak lain.

" Kita akan meminta kepada Bapak Presiden Repblik Indonesia yaitu Susilo Bambang Yudoyono (SBY) untuk mengulang  kembali dari pada tes UKK Bp kawasan Batam tersebut ,ini harus diulang dan dikaji kembali ,ini aneh kesannya seperti ada nuansa interfensi dari pihak-pihak lain." Ucap KH.  M.Asim Tuban mengakhiri tanggapannya kepada para Media di Jakarta.

Edit-Admint.

Share this post :

Facebook Comments