Home » » Komnas PA: 300 Bayi di Jakarta terjangkit HIV

Komnas PA: 300 Bayi di Jakarta terjangkit HIV

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Jumat, 19 Juli 2013

Ketua Komisi Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait menyebut, sebanyak 300 bayi maupun balita di Ibukota Jakarta telah terjangkit virus Human Immuno Virus dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS).

Menurut Arist, angka ini terus meningkat di Indonesia terutama di kota besar.
Bayi-bayi tidak berdosa itu telah tertular virus mematikan itu saat mereka masih dalam kandungan.

"Data dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyebutkan sedikitnya 300 balita di Ibukota yang terinfeksi virus HIV/ AIDS. Balita yang terinfeksi virus ini, rata-rata berusia satu hingga lima tahun. Mereka tertular virus mematikan itu saat mereka masih dalam kandungan," kata Arist, dalam siaran pers Laporan Tengah Tahun Komnas PA, yang diterima merdeka.com, jumat (19/8).

Tak hanya di Ibukota, Arist mengatakan, di beberapa daerah, pihaknya mencatat masih banyak bayi-bayi tak berdosa yang terinfeksi virus ini. Arist menjelaskan kebanyakan dari mereka yang terserang virus HIV/AIDS berasal dari keluarga kurang mampu.

"Sedikitnya 12 bayi di Kabupaten Jembrana terjangkit HIV/ AIDS. Sementara di Kediri, ditemukan setidaknya lima balita dan empat remaja yang terkena penyakit tersebut. Untuk empat remaja yang terdeteksi menderita HIV/AIDS termasuk dalam high risk men (HRM), yakni berasal dari kelompok lelaki suka lelaki atau gay," paparnya.

Arist menjelaskan, alur infeksi pada anak atau balita biasanya berasal saat menyusui dari ibu yang terinfeksi HIV/AIDS. Ibu yang terinfeksi seharusnya mengikuti terapi khusus agar anak tidak turut terinfeksi, atau yang disebut Prevention of Mother to Child Transmission.

"Dalam proses terapi ini, ibu hamil akan diberikan obat khusus yang tidak mengganggu proses janin. Ketika bayi lahir, juga harus diberikan tiga jenis obat retroviral, hingga sekitar berumur 2,5 tahun," terang Arist.


(sumber merdeka.com)
Share this post :

Facebook Comments