Pedagang Online Kepri Bagikan Sembako Gratis Pada Masyarakat Tanjung Uma - BURUH TODAY

Breaking

BURUH TODAY

www.buruhtoday.com

Post Top Ad

Kamis, 23 April 2020

Pedagang Online Kepri Bagikan Sembako Gratis Pada Masyarakat Tanjung Uma

BATAM - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Pengurus Wilayah Perkumpulan Pedagang Online Kepri (P2OK) menggelar aksi bakti sosial dengan membagikan sembako gratis pada salah satu masyarakat tidak mampu ditengah-tengah pandemi virus Corona (Covid-19) di Kota Batam. Rabu (22/4/2020) Pagi, sekitar pukul 10.00 wib.

Pembagian sembako gratis itu dilakukan pada seorang masyarakat bernama Ujang 45' yang berdomisili di Kampung Tua, Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Batam.

Ernala Ginting selaku ketua DPD P2OK mengatakan, pembagian sembako yang dilakukannya tersebut merupakan salah satu bentuk kegiatan sosial organisasi pedagang yang dipimpinnya. Oleh karena situasi pandemi virus Corona saat ini, mereka pun mengeluarkan anggaran dan melakukan taken les untuk membantu seorang warga yang memang sama sekali tidak dapat lagi berpenghasilan.

"Meski saat ini penghasilan kami juga  terdampak atas pandemi Virus Corona dan diperparah lagi dengan PMK 199/010- 2019. Tapi kami ingin membantu saudara-saudara kami yang memang sangat membutuhkan, seperti orang cacat dan tidak berpenghasilan," Ujar Ernala Ginting, atau sering disapa Ginting itu.

Tak hanya masyarakat kurang mampu, PO2K juga menyambangi masyarakat yang memiliki cacat fisik.

Menurut Ginting, bakti sosial yang dilakukan bersama pengurus wilayah P2OK itu ingin berbagi kepada masyarakat dan membantu upaya permerintah dalam memerangi dampak pandemi virus Corona (Covid- -19).

"Sembako yang kami bagikan ini karena hal kemanusian, tidak lebih. Dan kami berharap melalui sembako yang nilainya tidak seberapa ini dapat membangkitkan kepedulian kita antar sesama." tuturnya.

Langkah berikutnya, kata Ginting. Pihaknya juga sudah menghimbau pada pengurus wilayah disetiap Kecamatan yang di Batam agar melakukan hal yang sama pada masyrakat yang kurang mampu dan memiliki cacat fisik.

"Bakti sosial yang kita lakukan ini masih di satu titik saja. Dan kita akan melakukan kegiatan ini disetiap pengurus wilayah Kecamatan masing-masing." Pungkasnya.

Editor redaksi
Liputan tim

Tidak ada komentar:

Posting Komentar