Ini Tanggapan Anggota DPRD Batam Terkait 2 Turis Mancanegara yang Jadi Korban Kejahatan - BURUH TODAY

Breaking

BURUH TODAY

www.buruhtoday.com


Post Top Ad

Sabtu, 06 Juli 2019

Ini Tanggapan Anggota DPRD Batam Terkait 2 Turis Mancanegara yang Jadi Korban Kejahatan

BATAM - Insiden tindak kejahatan yang menimpa turis di Batam mendapat kritikan pedas dari anggota komisi I DPRD Kota Batam, Muhammad Musofa.

Kata Dia, kejadian seperti itu membuat Batam terkesan tidak aman dan nyaman bagi para tamu mancanegara. Padahal, arah pengembangan Batam saat ini untuk pariwisata.

Ia khawatir kejadian ini dapat merusak citra Batam di mata masyarakat luar dan mempengaruhi minat wisatawan datang ke Batam.

Pada akhirnya, pendapatan asli daerah (PAD) turun.

"Kita mengimbau semua pihak harus kerjasama untuk menjaga Batam aman dan nyaman. Jangan gara-gara kejadian ini Batam tercoreng. PAD kita turun," kata Musofa, Sabtu (6/7/2019).

Ia juga meminta pemerintah, bersama aparat keamanan harus bertindak tegas dan melakukan pencegahan terhadap tindak kejahatan.

Musofa mengatakan, kejadian kejahatan yang menimpa turis di Batam, menjadi peringatan bagi masyarakat, termasuk aparat keamanan.

Kalau masih ada ancaman terhadap Batam, yang selama ini dikatakan aman, nyaman bagi tamu luar maupun lokal.

Ia menilai, perlu diaktifkan kembali keberadaan polisi wisata keliling. Di samping itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) juga perlu diikutsertakan.

"Jangan Satpol PP cuma identik dengan alat pemerintah untuk penggusuran dan penertiban saja. Tapi Satpol PP juga perlu ditempatkan di lokasi-lokasi wisata bagi tamu mancanegara maupun tamu luar daerah yang datang ke Batam. Karena mereka-mereka ini penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita," ujarnya.

Red/sumber : https://batam.tribunnews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar