Gelper Berkedok Judi Masih Beroperasi, Ini Titik Lokasinya di Batam - BURUH TODAY


Post Top Ad

Your Ad Spot

Rabu, 27 Desember 2017

Gelper Berkedok Judi Masih Beroperasi, Ini Titik Lokasinya di Batam

BATAM - Buka tutup tempat-tempat gelper atas penggerebekan penegak hukum sudah menjadi hal biasa bagi para mafia judi di Batam. Seperti yang terjadi di beberapa titik lokasi gelanggang permainan electronik (gelper) di Batam yakni gelper Utama Zone di plaza lantai II Botania-Batam Center, gelper Lucky Zone di lantai I dan II Top 100 Tembesi, dilantai II SP Plaza, lantai II Plaza Mitra Mall, lantai II Pasar Fanindo masih melakukan modus perjudian dengan menukarkan hadiah hp dan rokok bagi pemain yang menang ke bentuk uang dengan terselubung.

Berdasarkan pantauan tim media ini, salah satu pemilik usaha gelper Luky Zone dan gelper Utama Zone di Plaza berinisial AKN sangat lihai dalam memainkan aksinya menukar hadiah bagi pemain yang menang kebentuk uang, untuk mengelabui penegak hukum.

Menurut nara sumber terpercaya, atas gencarnya pemberitaan belakangan ini ternyata menaruh rasa was-was pada pengusaha. Karena sebelumnya tempat penukaran hadiah kebentuk uang disediakan stand atau kios yang hiasi pernak-pernik dilokasi arena gelper.

"Penukaran hadiah saat ini sudah berpindah tempat dan saya melihat pihak pengelola gelper telah menyediakan kurir untuk mengkelabui kinerja dari aparat penegak hukum ” kata sumber media ini saat dilokasi gelper di Top 100, Tembesi.

Sumber tim media pun menjelaskan, sistem pembayaran hadiah bagi para pemenang Hanphone terbilang cukup rapi. Akan tetapi masih lokasi penukarannya masih dilantai I.

” Menurut saya bukan hal yang sulit untuk membongkar operandi permainan di gelper Lucky Zone ini, dan kalau untuk membuktikan adanya unsur judi atau tidaknya di gelper tersebut, kita harus mengikuti irama permainan yang disediakan sang pengelola gelper. Karena modus judi di gelper tergolong rapi dan lumayan sulit di ungkap, sebab penukaran hadiah dengan uang dilakukan di tempat lain," jelasnya.

Hingga berita ini diunggah, pihak pengelola gelper, DPM-PTSP Batam maupun pihak kepolisian belum berhasil dikonfirmasi tim media ini untuk dimintai keterangannya.

(Amjoi group).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot