Pembahasan UMKS Buntu, Buruh Sebut Pengusaha Tidak Terbuka - BURUH TODAY

Post Top Ad

Your Ad Spot

Jumat, 11 Agustus 2017

Pembahasan UMKS Buntu, Buruh Sebut Pengusaha Tidak Terbuka

KALTIM - Pembahasan UMKS antara Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Serikat Buruh/Pekerja di Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) tidak menemukan kesepatakan. Serikat buruh sebut pangusaha tidak terbuka.

Gofri CH selaku perwakilan dari serikat pekerja dan buruh di Dewan Pengupahan, mengatakan pihaknya mengajukan kenaikan UMSK seiring dengan naiknya harga batubara.

"Kita tetap membuka peluang untuk bernegosiasi dengan Apindo" ungkapnya.

Sementara itu, Hasbi, Humas Apindo Berau mengatakan, para pengusaha pada dasarnya menyetujui kenaikan UMSK, dari sebelumnya Rp 2.650.150 menjadi Rp 2.770.000.

Pihaknya mengklaim, angka UMSK tersebut tertinggi di Kaltim. Meski demikian, Apindo tetap terbuka terhadap kemungkinan negosiasi dengan serikat pekerja dan buruh.

Sebelumnya, para serikat pekerja/buruh mengancam akan melakukan aksi mogok kerja,

"Anccaman mogok ini bukan hanya disebabkan belum adanya kesepakatan UMSK." kata Gofri.

Menurutnya, selama ini pembahasan UMSK terkesan lambat, karena para pengusaha tidak terbuka kepada pekerja dan buruh terutama dari segi pendapatan perusahaan.

“Asal ada keterbukaan saja, berapa kemampuan perusahaan (membayar karyawan). Selama ini terkesan menutupi, jadi angka UMSK yang kami ajukan asal nyeletuk saja karena tidak tahu berapa pendapatan perusahaan,” tegasnya.

Red.
Sumber :  TribunKaltim




Post Top Ad

Your Ad Spot