Ini Pesan Walikota Batam Pada Warga Terkait Medsos - BURUH TODAY

Post Top Ad

Your Ad Spot

Rabu, 30 November 2016

Ini Pesan Walikota Batam Pada Warga Terkait Medsos

BATAM - BURUHTODAY.COM - Walikota Batam, Muhammad Rudi berpesan kepada warga Batam untuk hati-hati saat membaca, mencerna, dan menanggapi informasi di media sosial. Menurutnya jika informasi di media sosial ini ditanggapi secara tidak benar maka berpotensi menjadi provokasi.

"Medsos yang tak betul hilangkan saja. Gunakan secara positif agar positif hasilnya. Saya yakin seluruh masyarakat Batam sudah pintar, mari kita cermati bersama. Kita adalah warga Batam, kita hidup di Batam, maka kita berkewajiban menjaga Batam. Kita harus menjaga Batam agar tertib dan aman. Tidak boleh diprovokasi sehingga terpecah belah," kata Rudi dalam sambutannya di acara Nusantara Bersatu di Dataran Engku Putri Batam Centre, Rabu (30/11).

Ia berharap kegiatan Nusantara Bersatu ini bisa menyatukan kembali masyarakat Batam khususnya, dan Indonesia umumnya. Karena kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

"Kita sudah bersatu sebenarnya, tapi ada yang coba mengganggu persatuan ini di media sosial. Kita sudah merdeka, maka kemerdekaan ini harus kita isi dan bangun untuk anak-anak kita semua," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad. Menurutnya jika tidak cerdas dalam menyeleksi informasi di dunia maya, maka akan menjadi bumerang.

"Harus ada kecerdasan dari kita untuk penggunaan medsos itu. Info itu bisa positif bagi kehidupan tapi kalau disebarluaskan dengan provokatif maka akan jadi negatif hasilnya. Oleh karena itu mari kita bahu membahu membangun negeri tercinta ini, jangan mau diprovokasi," kata Amsakar.

Penanggungjawab acara, Komandan Kodim 0316/Batam, Letkol Inf Andreas Nanang Dwi mengatakan Nusantara Bersatu ini bertujuan meningkatkan kembali rasa cinta tanah air dengan kegiatan silaturahmi FKPD dengan rakyat.

"Tujuannya adalah menyatukan warga Batam khususnya dan menyampaikan secara umum ke nasional bahwa Batam memegang tegus Pancasila sebagai dasar bangsa," ujar Andreas.

red/MCB

Post Top Ad

Your Ad Spot