Ini Pesan Walikota Batam Saat Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda - BURUH TODAY


Post Top Ad

Your Ad Spot

Jumat, 28 Oktober 2016

Ini Pesan Walikota Batam Saat Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda

Batam,Buruhtoday.com - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada hari ini, Jumat(28/10/2016), Walikota Batam Muhammad Rudi menyampaikan pesan pada pemuda dan aparat pemerintah untuk tidak terbawa arus isu SARA yang ramai bergejolak di tengah pemberitaan Pilkada DKI Jakarta.

"Kita tak usah terbawa-bawa dengan apa yang menjadi isu di DKI. Masalah SARA jangan pernah kita munculkan. Karena ini akan merusak tatanan pemerintah dan masyarakat Kota Batam," pesan Rudi menutup amanah pembina upacara Hari Sumpah Pemuda ke-88 tingkat Kota Batam, di Dataran Engku Putri, Jumat (28/10).

Pada kesempatan tersebut Rudi membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Dalam sambutannya Menpora mengatakan Indonesia akan mendapat bonus demografi beberapa tahun mendatang.

"Dalam waktu dekat ini mulai tahun 2020 sampai 2035, Indonesia akan menikmati suatu era yang langka yang disebut dengan Bonus Demografi. Dimana jumlah usia produktif Indonesia diproyeksikan berada pada grafik tertinggi dalam sejarah bangsa ini, yaitu mencapai 64 persen dari total jumlah penduduk Indonesia sebesar 297 juta jiwa," ujarnya.

Rasio sederhananya dapat digambarkan bahwa di setiap 100 penduduk Indonesia, terdapat 64 orang yang berusia produktif. Rasio usia produktif di atas 64 persen sudah lebih dari cukup bagi Indonesia untuk melesat menjadi negara maju.

Bonus demografi ini, kata dia, menjadi peluang yang sangat strategis bagi sebuah negara untuk dapat melakukan percepatan pembangunan ekonomi dengan dukungan ketersediaan sumber daya manusia usia produktif dalam jumlah yang cukup signifikan.

Beberapa waktu lalu, Indonesia berhasil mengantarkan seorang pemuda usia 23 tahun bernama Rio Haryanto ke level tertinggi balap mobil internasional F1. Mata dunia terbelalak atas prestasi ini.

Begitu pun ketika Indonesia berhasil mengembalikan tradisi emas di ajang Olimpiade Rio de Janeiro Brasil melalui cabang olahraga Bulutangkis. Bukan hanya di ajang olahraga, di sektor-sektor lain seperti Industri kreatif, juga ditemukan talenta-talenta muda Indonesia yang berhasil mengharumkan negara dan bangsa di kancah internasional. Ada Joe Taslim, aktor muda yang berhasil mengguncang panggung Hollywood melalui film fast and furious. Ada juga sutradara muda usia 27 tahun asal Blitar Jawa Timur, Livi Zheng yang berhasil mengguncang panggung perfilman Hollywood melalui karya-karya berkelasnya.

Di dunia musik, ada Sandhy Sundoro musisi muda Indonesia yang di usianya 28 tahun telah berhasil menyabet penghargaan Internasional Contest of Young Pop Singer di Latvia pada 2009 dengan mendapatkan nilai nyaris sempurna dari seluruh juri.

"Data BPS menyebutkan bahwa Industri Kreatif hari ini menyumbang tidak kurang dari 7 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Sebuah kontribusi yang tidak bisa dianggap kecil di tengah pelambatan ekonomi dunia," sebutnya.

Indonesia juga memiliki anak-anak muda potensial di bidang start up, yang omzetnya mengundang decak kagum pebisnis online dunia. Ada Nadiem Makarim, pendiri Go-Jek, ada Achmad Zaky, CEO Bukalapak dan ratusan CEO-CEO muda Indonesia di bidang Teknologi Informasi yang dipercaya oleh perusahaan multinasional Tahun 2015, dilaporkan terdapat 62 start up Indonesia yang kebanjiran dana investasi hingga puluhan triliun rupiah.

Omzet belanja online (e-commerce) Indonesia sendiri pada Tahun 2015 dilaporkan telah mencapai Rp 200 triliun lebih (Kemendag, 2015). Jika tren ini bisa dikelola dengan baik, maka perekonomian Indonesia akan maju pesat.

"Tentu, dengan catatan bahwa dari lalu lintas dan mata rantai bisnis online tersebut, para pemuda Indonesia harus berada pada posisi sebagai produsen bukan sekedar sebagai konsumen," kata Rudi.

Selain pencapaian di bidang teknologi informasi, Indonesia juga punya anak-anak muda hebat sekelas Gamal Ali Bin Said, 27 tahun asal Malang Jawa Timur yang berhasil mencuri perhatian Pangeran Charles Inggris atas inovasi Asuransi Bank Sampahnya. Termasuk, beberapa waktu lalu Indonesia dibuat bangga oleh diplomat Muda, Nara Masista Rakhmatia yang mampu mengguncang persidangan PBB karena diplomasinya yang keras, cerdas dan tegas melindungi Papua dari rongrongan negara-negara asing.

"Hari ini adalah hari kebangkitan anak muda Indonesia. Dengan kemajuan teknologi, pemuda-pemuda Indonesia dari Sabang sampai Merauke terus bergerak memberikan sumbangsih pemikiran dan gagasannya untuk kesejahteraan dan kebesaran Bangsa Indonesia, terutama di mata dunia," kata dia.

(red/MCB)

Post Top Ad

Your Ad Spot