Home » » Disnaker Batam dan PT Goldwell Terindikasi "Peti Es kan" Kasus Kecelakaan Kerja Karyawan

Disnaker Batam dan PT Goldwell Terindikasi "Peti Es kan" Kasus Kecelakaan Kerja Karyawan

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Senin, 02 November 2015

Batam,Buruhtoday.com - Dinas Tenaga Kerja(Disnaker) Batam dan Managemen PT Goldwell Plastik Indonesia terindikasi "Peti Es kan" permasalahan kecelakaan kerja yang menimpa Erni Nurdin. Pasalnya penanganan kasus kecelakaan kerja tersebut sudah berjalan selama 3 bulan belum ada titik terangnya.Senin(2/11/2015).

 
Salah satu petugas staf pengawas Disnaker Batam yang menangani permasalahan Erni Nurdin beberapa hari lalu mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaaan dokter mata dari rumah sakit Awal Bross, Hal itu dikatakannya, karena mereka sudah menerima surat rekomendasi dari rumah sakit untuk melakukan pemeriksanaan lanjutan, dan menyarankan korban (Erni Nurdin-red) untuk melakukan berobat kembali.


"Memang kami sudah menerima surat rekomendasi dari Awal Bross untuk dilakukan pemeriksanaan lanjutan tanggal 29/9/2015 lalu, Dan kami juga sudah sarankan Errni untuk kambali berobat."  ucap staf pengawas tersebut beberapa hari yang lalu saat dikonfirmasi.

 
Lusi selaku Hr PT Goldwell saat dikonfirmasi mengatakan bahwa terkait masalah Erni Nurdin, pihaknya belum menerima perintah ataupun surat pemanggilan dari Pengawas Disnaker Batam terkait permasalahan yang ada.


"Sesuai saran dari Disnaker Batam(Ali Akbar CS ) kami masi menunggu untuk dipanggil kembali" kata Lusi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pribadinya.

 

Sementara itu, keternagan Erni Nurdin berbeda dengan peryataan petugas pengawas Disnaker. Erni mengaku saat datang ke Disnaker mempertanyakan kelanjutan kasus yang dialaminya, petugas pengawas tidak menyuruhnya untuk berobat, melainkan menyarakan dirinya pergi ke perusahaan untuk menemui managemen PT Goldwell dan membicarakan masalah yang dialaminya agar diselesaikan secara kekeluargaan.


"Saya pernah datang ke Disnakaer, tapi mereka tidak suruh saya untuk berobat Bang, malah saya disuruh datang ke perusahaan untuk bicara baik-baik dan diselesaikan secara kekeluragaan." ucap Erni dengan nada logat timurnya yang kental.

 
Menurut Erni, Disnaker Batam dan managemen PT Goldwell sudah tidak jelas, karena selalu saja mengumbarkan janji palsu kepada dirinya dengan berbagai alasan. Ia juga menilai janji-janji yang selama ini diterimanya sengaja dilakukan untuk membuat dirinya bosan agar tidak melanjutkan permasalahan yang dialaminya.  



"Disnaker dan perusahaan sudah tak jelas Bang, Mereka selalu janji-janji saja. Mereka juga tidak pernah mau mengantar saya pulang kalau habis berobat, mereka seperti sepele sama saya. Mereka tidak punya rasa prikemanusiaan. " kata Erni sambil menangis memberikan keterangan pada awak media ini.

(Red/gtg).
Share this post :

Facebook Comments