Home » » Warga Batam Ragukan Dana Konpensasi Kabut Asap Dari Pemerintah Pusat

Warga Batam Ragukan Dana Konpensasi Kabut Asap Dari Pemerintah Pusat

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Selasa, 06 Oktober 2015

Batam,Buruhtoday.com -  Warga Batam sangat antusias wacana pemerintah pusat khususnya Kementrian Sosial (Kemensos) mengenai pemberian dana sebesar Rp 900.000/orang akibat kabut asap yang terjadi.

“Kami sangat senang mendengar hal tersebut. Karena dana kompensasi itu dapat membantu kami. Terutama dalam hal ekonomi yang sangat sulit. Apalagi sekarang dolar udah naik. Barang-barang juga agak mahal,” kata Dedi kepada Amok Group.

Dedi yang tinggalnya di Batam center ini juga meragukan kabar tersebut. Ia berpendapat bahwa terlalu banyak penduduk Kepulauan Riau, khususnya Batam.

“Aku rasa gak mungkin juga pemerintah kasih dana sebesar itu. Karena banyak kali penduduk Kepulauan Riau ini, apalagi Kota Batam. Jadi sepertinya mustahil,” ujar Dedi.

Menurut warga, jika wacana tersebut terealisasi, dana kompensasi tersebut tidak diterima secara keseluruhan. Menurut mereka biasanya ada potongan ataupun biaya administrasi yang ujung-ujungnya ladang mengeruk untuk para pejabat korup.

Mereka juga berharap, pemerintah dengan cepat menangani kabut asap dengan serius. Warga tidak terlalu mengharapkan dana tersebut. Menurut warga, kesehatan lebih penting dari dana konpensasi yang diberikan oleh pemerintah pusat atau Kemensos.

Seperti yang diketahui, menurut data laporan beberapa Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di kota Batam, sudah ada 5.827 penduduk Batam yang mengalami Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA).

“Kami berharap pemerintah harus serius tangani masalah kabut asap ini. Dana itu ga penting kali karena kesehatan yang lebih utama. Lagian ga mungkin juga kami terima dana sebanyak itu. Pasti ada potongan-potongan. Sudah terlalu banyak warga yang kena ISPA, ” tutupnya. (Red/Amok)
Share this post :

Facebook Comments