Home » , » ”KESEJAHTERAAN” VS ”POLITIK UANG”

”KESEJAHTERAAN” VS ”POLITIK UANG”

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Kamis, 31 Oktober 2013

”Mengapa Aktivis Pekerja/Buruh Menjadi CALEG 2014”

Pertanyaan di atas, banyak terungkap dalam perbincangan kalangan politik, pengusaha, tokoh masyarakat dan termasuk pekerja/buruh sendiri..............

Benarkah Para Aktivis pekerja/buruh asas manfaat kepentingan pribadi atau Partai Politik untuk meraih suara pekerja/buruh ?

Menjadi CALEG membutuhkan dana banyak sampai Ratusan Juta bahkan Milyar-an, sedangkan Aktivis Pekerja/ Buruh tidak punya dana ....

Dan para PENGAMAT POLITIK DAN SOSIAL berpendapat ” Sebagian besar pekerja/buruh tidak mempunyai jiwa/ mental  pejuang, solidaritas (kebersamaan) Akan tetapi cendrung mencari rasa aman/kepentingan pribadi dan sesaat, Walaupun para aktivis pekerja/buruh telah terbukti dan berkali-kali memperjuangkan kesejahteraan pekerja/buruh namun pekerja cepat melupakan dan atau mereka beranggapan itu kewajiban aktivis dan inilah kelemahan pekerja/buruh paling parah, sehingga sulit wakil pekerja/buruh berhasil menjadi dewan.
Namun dari semua itu......................................
Bisakah Pekerja/Buruh berhasil memperjuangkan wakilnya Aktivis pekerja/buruh KURSI DI DEWAN ?

Kondisi Pekerja/ Buruh Sebenarnya.............
Pekerja/Buruh mayoritas di Batam, dengan status Pekerja/Buruh Kontrak, Outsourcing. Kehidupannya rata-rata ekonomi lemah, Masa depan tidak jelas, Perlindungan terhadap pekerja sangat lemah, Pelatihan untuk peningkatan SDM pekerja tidak ada, apalagi mencapai Kesejahteraan......Musathil..............

Kita Pekerja/Buruh (suami-istri) harus lembur bembanting Tulang tanpa lelah pagi-siang-malam dengan meninggalkan anak-anak kita di tetangga demi sesuap nasi. Dan ketika anak-anak kita mulai memasuki usia sekolah, kita harus berjuang mencari dana pinjaman tanpa memikirkan bunganya karena Gaji hanya cukup UNTUK di makan. Pernahkah kita merenung sampai kapan seperti ini ????

Aktivis Pekerja/Buruh GARDA TERDEPAN berjuang membela pekerja/buruh melalui Serikat Pekerja/ Serikat Buruh, tanpa memikirkan resiko terhadap dirinya, perjuangan yang dilakukan segala macam cara termasuk harus Demo/Unjuk Rasa...walupun banyak masyarakat termasuk sebagian kecil Pekerja mecibir, menuduh bahkan mengutuk karena dianggap mengambat Investor dan menganggu kenyamanan masyarakat.  Siapakah yang Mau Demo/Unjuk Rasa...siapapun..TIDAK...
Akan tetapi itu harus dilakukan karena Penguasa (PEMERINTAH DAN DPRD) tidak berpihak kepada Pekerja/Buruh...

KAUMKU .....PEKERJA / BURUH....

Empat Tahun Lalu belum hilang dari INGATAN KITA.......(PEMILU 2009..........)....
Siapakah KITA PILIH ???????????????
PERNAHKAH MEMPERJUANGKAN NASIB PEKERJA/BURUH.........................??????
KALAU PERNAH........PEMILU 2014 INIPUN PILIHLAH DIA................................ ................
TAPI KALAU TIDAK PERNAH......................
MENGAPA KITA PILIH LAGI DIA...............
APAKAH KARENA UANG ...... KITA GADAIKAN LAGI MASA DEPAN KITA DAN ANAK-ANAK KITA......................

Pengamat Politik dan Sosial yang Juga Akademisi salah satu perguruan Tinggi di Batam berpendapat ” PEMILU 2014 ini masyarakat krisis kepercayaan terhadap para Pejabat Negara dan terlebih lagi Dewan, dan Masyarakat beranggapan semua CALEG itu sama, kalau sudah anggata DPRD melupakan mereka. Sehingga masyarakat berkesimpulan ” ADA DUIT ADA SUARA” dan PARA CALEG JUGA MENGAMBIL KESEMPATAN MENABUR-NABUR UANG dan JANJI  dengan istilah ” MENANAM INVESTASI”. Dan apabila benar-benar ini terjadi maka TIDAK TAHU BAGAIMANA KUALITAS ANGGOTA DPRD  (PEJABAT KITA).  Sebenarnya sangat disayangkan apabila AKTIVIS PEKERJA/BURUH yang telah terbukti dan Berkomitmen memperjuangkan membela pekerja/buruh selama ini tidak BERHASIL KARENA FINANSIAL/DANA. Karena dalam PEMILU 2014 tidak semua Masyarakat memilih wakilnya karena UANG, bisa saja Uang di terima tetapi dia Tidak Memlih. Masyarakat telah CERDAS dan PINTAR, apalagi Pekerja/ Buruh harus CERDAS DAN PINTAR dan bisa MERENUNG, BERPIKIR AKAN MASA DEPANNYA. JANGAN KARENA UANG....LIMA TAHUN MASA DEPANNYA SENGSARA.............””.

KAUMKU .....PEKERJA...BURUH................
BISAKAH KITA PEKERJA/BURUH ..............
BERSATU..SOLID....SEHATI...BERJUANG...
ATAUKAH KITA MENITIPKAN NASIB KITA..

Saya SETIA PUTRA TARGIAN (TARIGAN SPSI) selaku aktivis pekerja/ buruh mengajak semua PEKERJA/ BURUH bersatu, solid memperjuangkan Wakil Pekerja DUDUK MENJADI ANGGOTA DPRD KOTA BATAM DENGAN CARA :

”UNTUK KAUMKU”

Keadilan dan kesejahteraan itu bukan untuk diminta,
tapi harus direbut....!!!!!!
Diperjuangkan....!!!!!
Perjuangan yang bersandarkan pada kekuatan sendiri
Kekuatan kaum buruh sendiri!!!!
BURUH HARUS MANDIRI...!!!!!
Oleh karena itu kawan-kawanku, sesama kaum buruh....
Bangunlah dari mimpi indahmu.....
Bangkitlah segera!!!!...
Kobarkan api semangat juangmu......
Mari bersatu Leburkan diri .........!!!!
Dalam kemandirian yang kita miliki....
Kebersamaan .....!!! Kekompakan.....!!! dan SOLIDARITAS......!!!
Perjuangan harus terus dilanjutkan!
Kita tidak akan pernah berhenti ,....!!!!
Kita tidak akan pernah surut selangkahpun!!!
Persoalan yang ada kita atasi bersama!
Layar keangkuhan dan penindasan terhadap buruh harus ditumbangkan!

”...MARI BERGERAK DAN

                                               SEJAHTERALAH BURUH...!”




SIAPAKAH TARIGAN SPSI ......??

Pejuang Pembela Pekerja/ Buruh ini tidak asing bagi pekerja/buruh Kota Batam, dengan julukan si Raja Demo...., perjuangannya jelas dan terbukti tanpa kompromi, Putra Batak Kelahiran Brastagi (Sumut) 26 Oktober 1972 mempunyai Istri Lindang Sitohang, Amd dan dua Putra. Aktivis yang sering meresahkan orang berduit ini mempunyai ”MOTTO” adalah ”CINTAILAH ORANG LAIN SEPERTI DIRIMU SENDIRI”
Ketika  banyak orang mengissuekan Aktivis Pekerja/Buruh mempunyai kepentingan pribadi ketika membela pekerja/buruh…, Bang Tarigan yang lulusan Sarjana Teknik Elketro Telekomunikasi Universitas Brawijaya ini dengan santai menjawab “ BIARKAN ORANG MENILAI YANG TERPENTING BUKTI JELAS…
SISIHKAN PERBEDAAN……….
SISIHKAN...!!!!

Share this post :

Facebook Comments