Home » » Berpasangan dengan Jokowi, Yusril nunggu restu Megawati

Berpasangan dengan Jokowi, Yusril nunggu restu Megawati

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Senin, 29 Juli 2013

JAKARTA, buruhtoday - Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra menyatakan sudah berkomunikasi terkait Pilpres 2014 dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Menurut Yusril, dirinya tinggal menunggu restu dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

"Namun pembicaraan itu baru sekadar obrolan, karena Jokowi belum berbicara dengan internal PDI Perjuangan. Kami belum tahu bagaimana sikap PDI Perjuangan. Kami masih menunggu (restu) dari Bu Mega," kata Yusril di sela acara Silaturrahim Kebangsaan bersama Yusril Ihza Mahendra, di Jakarta seperti dilansir Antara, Minggu (28/7).

Namun Yusril enggan menjabarkan secara rinci komposisi ketika berpasangan dengan Jokowi dalam Pilpres 2014. "Soal posisi nomor satu (presiden) dan nomor dua (wapres), hal itu juga masih dalam tahap pembicaraan," katanya.

Dalam acara tersebut, hadir mantan Ketua Umum Partai Bintang Reformasi (PBR) Burzah Sarnubi dan mantan Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) Hamdan Zoelva yang saat ini menjadi Hakim Konstitusi.

Burzah mengatakan, Yusril cocok jika berpasangan dengan Jokowi pada pemilu presiden 2014. "Yusril ahli tata negara yang mumpuni, sedangkan Jokowi memiliki pengalaman memimpin daerah," kata Burzah.


Dia menegaskan, jika Yusril Ihza Mahendra berpasangan dengan Joko Widodo memimpin bangsa Indonesia ke depan, maka dapat membangun jalan yang lurus sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa. "Bangsa ini sudah keluar dari konstitusi baik secara politik maupun ekonomi," katanya.

Burzah mengharapkan, agar memimpin nasional mendatang dapat mengembalikan garis kebijakan politik dan ekonomi kembali kepada UUD 1945.


(sumber Merdeka.com)
Share this post :

Facebook Comments