RSUD Bali Mandara Resmi Buka 520 Lowongan Kerja Tenaga Medis Kontrak - BURUH TODAY

Breaking

BURUH TODAY

www.buruhtoday.com


Post Top Ad

Rabu, 11 Januari 2017

RSUD Bali Mandara Resmi Buka 520 Lowongan Kerja Tenaga Medis Kontrak

DENPASAR - Lowongan kerja bagi tenaga kerja medis telah resmi dibuka Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Rencannya tenaga kerja non pegawai negeri sipil (PNS) atau tenaga kontrak tersebut untuk mendukung operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bali Mandara.

Salah satu syarat bagi pelamar adalah memiliki kartu tanda penduduk (KTP) Bali.

Total tersedia 520 lowongan untuk mengisi sejumlah posisi di rumah sakit plat merah milik Pemprov Bali ini, yang dijadwalkan mulai beroperasi pada pertengahan Agustus 2017 nanti.

"Kesempatan menjadi tenaga kontrak diperuntukkan bagi Warga Negara Indonesia yang berdomisili di Bali dan memiliki KTP Bali, berusia sekurang-kurangnya 18 tahun dan maksimal 35 tahun terhitung 31 Desember 2016. Khusus untuk formasi dokter spesialis, maksimal berumur 45 tahun,” ujar Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, I Dewa Gede Mahendra Putra, Selasa (10/1/2017).

Seleksi penerimaan tenaga non PNS atau kontrak RSUD Bali Mandara akan dilaksanakan dengan sistem gugur meliputi seleksi administrasi, tes kompetensi dasar (TKD), tes pemeriksaan kesehatan, dan wawancara.

Jadwal pelaksanaan penerimaan tenaga non PNS/kontrak RSUD Bali Mandara diawali dengan pengumuman pada 9 hingga 18 Januari 2017, pengiriman berkas pendaftaran melalui pos 13 hingga 19 Januari 2017, pengumuman hasil seleksi administrasi dijadwalkan pada 23 Januari 2017, dan pelaksanaan TKD 31 Januari 2017 sampai 3 Februari 2017.

"Pengumuman hasil ujian TKD akan dilaksanakan pada 4 Februari 2017 dan dilanjutkan pengumuman hasil tes pemeriksaan kesehatan tanggal 17 Pebruari 2017. Sedangkan pengumuman kelulusan akan dilaksanakan pada 24 Februari 2017,” ujar Dewa Mahendra.

Jumlah tenaga yang dibutuhkan meliputi tenaga medis, tenaga keperawatan, tenaga kefarmasian, tenaga kesehatan lainnya, dan tenaga non-kesehatan.

Untuk kategori tenaga medis, RSUD Bali Mandara membutuhkan dokter spesialis dasar di antaranya spesialis obgyn, anak, penyakit dalam, dan bedah. Dibuka pula lowongan untuk kategori dokter spesialis penunjang dan spesialis lainnya.

Lebih dari itu, rumah sakit ini juga membuka kesempatan bagi dokter umum, dokter gigi, apoteker, asisten apoteker, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya.Untuk memperkuat manajemen pengelolaan, RSUD Bali Mandara juga membutuhkan tenaga administrasi yang disesuaikan dengan kebutuhan rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Bali, Ketut Suarjaya, menyatakan pihaknya berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bali untuk melaksanakan rekrutmen. Adapun rekrutmen sebanyak 520 diadakan di awal Januari karena akan ada tahap pengenalan dari RS tersebut.

“Nanti rekrutmennya tetap di anggaran induk 2017, walaupun launching-nya Agustus 2017. Karena akan ada masa pengenalan dan masa training rumah sakit. Percayakan nanti kami akan transparan, baik dari sisi administrasinya, nanti juga akan ada tes CAT dengan komputer, tes psikotes, dan terakhir wawancara,” jelasnya.

Tenaga yang dibutuhkan meliputi 51 dokter spesialis, 17 dokter umum, 17 dokter gigi, farmasi 30 orang, tenaga perawat dan bidan S1 sebanyak 64 orang, tenaga perawat D3 206 orang, tenaga kesehatan lainnya S1 dan D4 sebanyak 22 orang, tenaga kesehatan lainnya dari D3 sebanyak 83 orang, serta tenaga non-kesehatan 131 orang.

Rata-rata gaji dari tenaga medis dan non medis di kisaran Rp 3 juta sampai dengan Rp 4 juta. Yang nantinya akan dipisah berdasarkan kriteria masing-masing.

“Gajinya paling rendah Rp 2.277 juta yang non medis yang lulusan SMK. Untuk tenaga medis seperti D3 Perawat atau D3 Bidang gajinya Rp 3,6 juta, untuk S1 gajinya Rp 3,8 juta, dokter umum gajinya Rp 4,5 juta. Ini baru gaji pokok belum tunjangan. Jadi kami perkirakan anggaran untuk operasional sekitar Rp 80 miliar,” katanya.

Tidak seluruh sumber daya manusia (SDM) di RS Bali Mandara direkrut melalui jalur tes, lantaran sebagian SDM akan disuplai dari Rumah Sakit Mata Bali Mandara dan RS Jiwa Provinsi Bali.
Walau demikian, pihaknya kembali akan melakukan rekrutmen pada 2018 karena ada beberapa posisi dan pelayanan yang belum siap di tahun 2017.

“520 tenaga non PNS ini bertahap, ini tahap awal, nanti sisanya itu menyusul berikutnya 2018 awal. Kalau SDM kira-kira diperlukan 700 tenaga medis dan non medis. Misalnya perawat saja kan itu idealnya satu banding tiga, satu tempat tidur tiga perawat. Tetapi di tahap awal nanti kami satu banding satu dahulu jadi perlu 200 perawat, bidan 50, dokter umum dan spesialis 50 dokter. Karena baru dibuka belum semua posisi disiapkan, yang penting ada syarat minimal,” ungkap Suarjaya.

Adapun seluruh persyaratan berkas pendaftaran dimasukkan dalam amplop cokelat lanjut dikirim melalui pos dan ditujukan kepada Panitia Pelaksana Penerimaan Non PNS/Kontrak RSUD Bali Mandara Provinsi Bali PO BOX 3802.


Guna mewujudkan rekrutmen yang bersih dan bebas dari KKN, pihak panitia tidak akan memproses berkas pendaftaran yang dikirim selain melalui pos.

Untuk melihat pengumuman lebih detail, masyarakat dipersilahkan mengakses melalui webside di alamat www.bkd.baliprov.go.id, www.diskes.baliprov.go.id dan www.birohumas.baliprov.go.id.

Pengumuman juga dapat dilihat pada papan pengumuman Kantor Gubernur Bali, Jalan Basuki Rahmat 1, Niti Mandala Renon-Denpasar dan Papan Pengumuman Kantor Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bali, Jalan Tjok Agung Tresna Denpasar.


sumber : Tribun Bali