Home » » Jari 98 : Buruh Hanya Dapat Buntung dan Capeknya Saja

Jari 98 : Buruh Hanya Dapat Buntung dan Capeknya Saja

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Selasa, 01 Desember 2015

Buruh Saat Aksi Konvoi Bermotor  Saat Mogok Nasional(Ilustrasi).
Jakarta,Buruhtoday.com - Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia(Jari 98) mengimbau kepada buruh agar tidak terprovokasi dari elit serikat buruh yang diduga melakukan aksi unjuk rasa hanya untuk kepentingan pribadi.


"Ini ada ambisi pribadinya dari elit serikat buruh yang sudah dilobi serta dapat posisi. Buruh cuma dapat buntung dan capeknya saja," kata Wasekjen Jari 98, Monalisa Misjan saat menghadiri diskusi yang diadakan PMII Jakarta Timur di Gedung PBNU, Jakarta, Senin (30/11/2015).


Maka itu, Monalisa berharap pada pimpinan buruh agar dapat memberikan kecerdasan sebagai bekal pengetahuan kepada anggotanya terkait sistem ekonomi di Indonesia.


"Harusnya dengan situasi saat ini buruh semakin cerdas. Karena ancaman bisa mendekat ke buruh itu sendiri mulai dari sanksi sampai pemecatan. Jika itu terjadi apakah serikat buruh bertanggung jawab dan memberi jaminan penuh," tuturnya.


Mona pun mengaku tidak ingin mengupas lebih detail soal tuntutan para buruh. Sebab ia menduga para elit buruh juga sedang mencari keuntungan dari tuntutan yang disuarakan tersebut.

"Buruh seharusnya bisa bersyukur dengan kehidupan mereka yang sudah lumayan baik dan ditunjang dengan upah yang cukup dibanding saat era orde baru," ucapnya.


Sementara itu, Direktur Dinamic Global Sistem, Jati Ulung, mengatakan ada pemahaman bahwa buruh sekarang ini sudah hebat dibandingkan zaman orde baru. 

"Buruh saat ini bisa mengendarai motor sport, HP dan memakai bus AC saat melakukan demo," sindirnya.( Sumber Okezone.com).
Share this post :

Facebook Comments