Kurangi PHK Pada Pekerja, Pasar Ekpor Baru Harus Ditingkatkan - BURUH TODAY

Breaking

BURUH TODAY

www.buruhtoday.com


Post Top Ad

Senin, 16 November 2015

Kurangi PHK Pada Pekerja, Pasar Ekpor Baru Harus Ditingkatkan

Jakarta,Buruhtoday.com - Peluang pasar ekspor baru harus ditingkatkan untuk meminilisir jumlah Pemutusan Hunbungan Kerja(PHK) pada pekerja dalam industri berbaris ekpor. Hal itu ditegaskan Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas, Rahma Iryanti. 


"Hal ini memang erat kaitannya dengan pelemahan ekonomi global dimana pasar ekspor di dunia sangat tergantung dengan fluktuasi kondisi global sehingga pasar baru dibutuhkan," ucap Rahma seperti dikutip dari Antara, Minggu (15/11/2015).


Rhama juga mengatakan kesulitan pasar baru dibutuhkan karena ekspor memegang peranan penting bagi pertumbuhan industri. Hal ini karena sebagian besar industri yang melakukan PHK berorientasi ekspor.


"90 persen industri yang banyak melakukan PHK adalah industri berorientasi ekspor," ujarnya.


Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka pengangguran di Indonesia meningkat 320 ribu orang hingga Agustus 2015. Dengan penambahan itu, maka total jumlah pengangguran di Indonesia sudah mencapai 7,56 juta orang.


Presiden RI Joko Widodo juga telah meluncurkan program investasi padat karya yang tujuannya untuk mempercepat mengurangi jumlah pengangguran. Di sektor padat karya sendiri, setidaknya sudah ada 16 perusahaan yang akan melakukan produksi dan mampu menyerap tenaga kerja mencapai 121 ribu.


Ke-16 perusahaan padat karya, yang terlibat dalam tahap pertama program investasi padat karya menciptakan lapangan kerja tersebut, terdiri tiga penanaman modal asing (PMA) dan dua PMDN yang berlokasi di Provinsi Jawa Barat. (sumber Lampost.co)