Home » » Jumblah Pencari Kerja Di Kawasan Batamindo Meningkat Dua kali Lipat

Jumblah Pencari Kerja Di Kawasan Batamindo Meningkat Dua kali Lipat

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Kamis, 21 November 2013

Batam,Buruhtoday –  setiap hari aktifitas Pencari kerja yang sejak pagi sampai siang selalu padati Kawasan Daerah CC Batamindo muka Kuning untuk mencari informasi lowongan pekerjaan.Rabu (20/11/213).

Para pelamar kerja ini tidak pernah mengenal kata MENYERAH untuk datang setiap hari ke area CC Batamindo guna mendapatkan informasi lowongan kerja, meskipun para pencari kerja ini harus menelan pil pahit karena apa yang diharapkan untuk mendapatkan informasi lowongan kerja jauh dari apa yang diharapkan.

Mey 24’ salah satu pelamar kerja asal kota Pematang siantar (Sumatra utara) saat ditemui awak media ini dilokasi Area CC Batamindo mengatakan, bahwa dirinya sudah 3 bulan lamanya pengangguran dengan status mencari kerja.

Sebelumnya Mey sudah pernah bekerja di PT Flastronik selama 2 tahun,namun karena habis kontrak kerja. Mey kembali mendatangi area CC Batamindo untuk mendapatkan informasi lowongan kerja dari perusahaan yang membutuhkan karyawan.selama 3 bulan lamanya Dia belum juga mendapatkan pekerjaa seperti yang diharapkannya,walau demikian Mey tidak pernah bosan-bosannya untuk datang setiap pagi ke Area CC Batamindo.

‘ Susah bang mencari kerja sekarang,apalagi saat ini penghujung tahun. ‘ katanya.

Menurutnya, Perusahaan-perusahaan yang ada di Kawasan Batamindo dan Panbil saat sekarang ini sudah jarang membuka lowongan kerja, entah apa penyebabnya .padahal pada tahun sebelumnya kita masih gampang untuk mendapatkan informasi lowongan, dan para pelamar juga tidak sebanyak seperti sekarang ini. ucap Mey kepada Buruhtoday.

Namun, hal yang sama juga dialami oleh Nur 19’ pelamar kerja yang alamat tinggalnya di daerah bengkong. Dirinya mengaku bahwa dalam 2 bulan ini, sudah ada sebanyak empat lamaran yang dimasukkannya ke managemen perusahaan yang datang langsung ke area CC untuk mencari tenaga kerja atau calon karyawan  dan ke empat surat lamaran kerja yang telah dimasukkanya tersebut, tidak satu pun yang memanggilnya.

Untuk pengeluaran setiap harinya ‘ Nur ‘ mengaku harus menghabiskan uang biaya ongkos angkot dan makan sebesar Rp 25.000/hari, Sedangkan dirinya tidak bekerja.katanya.

Don.

  
  
Share this post :

Facebook Comments