Kelurahan Mangsang Bagikan KKS ke Warga - BURUH TODAY

Breaking

BURUH TODAY

www.buruhtoday.com


Post Top Ad

Rabu, 11 Mei 2016

Kelurahan Mangsang Bagikan KKS ke Warga

Batam,Buruhtoday.com - Ratusan warga mendatangi kantor Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk. Warga yang di dominasi kaum perempuan tersebut mengantri untuk mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Mangsang, Heryawan mengatakan pendataan warga tersebut untuk mengganti program sebelumnya yakni Kartu Perlindungan Sosial(KPS).

“Hari ini mendata warga yang mendapatkan KKS, pengganti dari KPS,” ujarnya kepada AMOK Group diruang kerjanya, Rabu(11/5/2016) siang.

Menurutnya pihak Kelurahan hanya menyediakan tempat untuk verifikasi data warga, sedangkan teknis nya dilakukan oleh pegawai kantor pos.

“Kami hanya dimintai tempat oleh Kantor Pos. Di Kelurahan Mangsang ada sebanyak 594 KK,” jelasnya.

Dia mengaku pihak Kelurahan tidak pernah dilibatkan untuk melakukan survei di lapangan, akibatnya tidak semua warga mendapatkan KKS tersebut.

“Kami hanya dapat datanya dari Departemen sosial, teknis di lapangan kami tidak tahu,” jelasnya.

Ditambahkannya bahwa warga yang mendapatkan KKS berasal dari Bida Ayu, Mangsang Permai dan Mangsang

Kebun kavling. Untuk mendapatkan kartu KKS tersebut, warga harus membawa foto copy KK, KTP dan Kartu KPS yang lama.

“Kalau dari perumahan sedikit sekali,” katanya.

Namun demikian, ia mengaku belum mengetahui berapa nominal yang akan di terima oleh warga dari KKS tersebut, dan jadwal pengambilannya.

“Sekarang baru penyerahan kartunya saja, nominal saya tak tahu juga. Ini seperti kartu atm, bisa di ambil kantor pos nanti,” jelasnya.

Zakaria, warga Kavling Bida Ayu mengatakan pendataan KKS tidak tepat sasaran.

“Kami juga bingung gimana surveynya mas, ada tetangga kami yang layak mendapatkan KKS malah tidak di data,” ujarnya.

Menurutnya Pemerintah Kota Batam dan instansi terkait bisa lebih transparan untuk pendataanya, supaya tidak tebang pilih nantinya.

“Kecamatan maupun kelurahan tidak pernah turun ke warga untuk mengetahui kondisi sebenarnya,” ujarnya.

(red/dro)